Sinergi Kebangsaan: Pangdam V/Brawijaya Dampingi Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU ke-35 di Jombang



photo

JOMBANG, Selasa 1 September 2026 – Kodam V/Brawijaya turut mendukung rangkaian kunjungan kerja Presiden RI Jenderal TNI (Hor) (Purn.) H. Prabowo Subianto pada penutupan Muktamar NU ke-35 di Gedung Serba Guna (GSG) Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Senin (31/8/2026). Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., hadir langsung dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 3.000 orang tersebut.

Kehadiran Pangdam V/Brawijaya menjadi bagian dari sinergi TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran agenda kenegaraan di wilayah Jawa Timur. Kodam V/Brawijaya bersama unsur terkait berperan dalam menjaga kesiapan dan kondusivitas wilayah selama rangkaian kunjungan Presiden RI hingga kegiatan penutupan Muktamar NU ke-35 selesai.

Presiden Prabowo Subianto beserta rombongan terlebih dahulu mendarat di helipad Stadion Merdeka Kabupaten Jombang, kemudian melanjutkan perjalanan menuju lokasi penutupan Muktamar NU ke-35 di GSG Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas. Pangdam V/Brawijaya hadir bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto, serta sejumlah pejabat dan tokoh nasional.

Dalam mendukung kegiatan tersebut, Kodam V/Brawijaya mengedepankan koordinasi dan sinergi antarsatuan serta unsur terkait. Kehadiran unsur pimpinan TNI-Polri di lokasi kegiatan menunjukkan kesiapsiagaan dalam mendukung keamanan dan kelancaran agenda Presiden RI sekaligus memastikan kegiatan masyarakat berskala besar dapat berlangsung secara tertib.

“Kodam V/Brawijaya bersama seluruh unsur TNI-Polri dan pemerintah daerah berkomitmen mendukung kelancaran setiap agenda kenegaraan di Jawa Timur. Sinergi dan koordinasi yang baik menjadi kunci untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Rangkaian penutupan Muktamar NU ke-35 diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon, kemudian dilanjutkan doa yang dipimpin KH. Abdurrozaq Sholeh, Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum Jombang. Kegiatan turut dihadiri jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU serta perwakilan PCNU dan PWNU se-Indonesia.

Ketua Panitia Muktamar NU ke-35 Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa Muktamar kali ini menjadi sejarah karena pembukaan dan penutupan dihadiri Presiden RI. Ia juga menyampaikan bahwa seluruh persidangan dapat berlangsung sesuai jadwal, sementara masyarakat Tambakberas memperoleh manfaat ekonomi melalui pengembangan UMKM dan pelaksanaan bazar selama kegiatan.

Ketua Umum PBNU terpilih KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dalam sambutannya menekankan pentingnya merapatkan barisan setelah seluruh dinamika Muktamar selesai. Ia menggarisbawahi kebersamaan, kekompakan, kerukunan, penegakan aturan organisasi, serta komitmen NU sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan yang inklusif bagi kemaslahatan bangsa.

Rais Aam PBNU terpilih KH. Miftahul Akhyar menyampaikan pentingnya persiapan NU memasuki abad kedua, khususnya dalam bidang ekonomi dan peningkatan kemakmuran masyarakat. Ia menekankan agar seluruh ikhtiar organisasi memberikan manfaat bagi rakyat serta mendorong berbagai perbaikan dalam perjalanan NU untuk kepentingan bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Rais Aam PBNU terpilih menyerahkan Kartu Anggota NU kepada Presiden RI. Presiden Prabowo Subianto kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada KH. Miftahul Akhyar dan KH. Abdul Hakim Mahfudz atas amanah kepemimpinan baru PBNU. Presiden juga menekankan pentingnya persatuan dan stabilitas dalam membangun Indonesia sebagai negara besar.

Presiden Prabowo turut menyampaikan sejumlah kebijakan pemerintah terkait efisiensi BUMN, penghematan anggaran, pencarian investasi, serta upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Presiden menegaskan pentingnya stabilitas dan kerja sama seluruh elemen bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan nasional.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pernyataan resmi penutupan Muktamar NU ke-35 Tahun 2026 oleh Presiden RI yang dilanjutkan pemukulan kentongan. Kehadiran dan dukungan Kodam V/Brawijaya bersama unsur TNI-Polri serta pemerintah daerah menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran agenda kenegaraan tersebut. Kegiatan diharapkan semakin memperkuat sinergi, stabilitas, dan kondusivitas wilayah Jawa Timur.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News